Anak · Kesehatan

Makanan Pendamping Asi : Sebuah Solusi ?

Makanan pendamping asi akhir-akhir ini banyak dicari mengingat banyaknya orang tua terutama ibu-ibu yang menjadi wanita karir dan merasa tidak bisa memberikan asi esklusif pada sang bayi. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa asi merupakan makanan bayi yang paling utama sampai mereka berumur 24 bulan. namun beberapa penelitian menyampaikan bahwa makanan pendamping asi dapat diberikan kepada bayi dengan ketentuan yang tidak boleh dilanggar :

  1. Makanan pendamping asi hanya boleh di berikan pada bayi setelah mereka berumur 6 bulan tanpa menghentikan pemberian asi esklusif.
  2. Pemberian makanan pendamping asi harus bertahap
  3. Perhatikan jenis makanan, tekstur dan jumlah porsi.

Disini kami akan bahas mengenai cara pengenalan yang baik pemberian makanan pendamping ASI kepada bayi mengingat, organ pencernaan bayi yang belum sempurna seperti orang dewasa, sehingga jika salah memberikan pengenalan makanan bayi ini dapat menimbulkan gangguan pencernaan pada bayi seperti terjadinya sembelit atau malah terjadinya perut kembung. Memberikan makanan pendamping ASI sebaiknya diberikan secara bertahap, baik dilihat dari jenis makanannya, tekstur dan jumlah porsinya. Kekentalan makanan bayi dan jumlah harus disesuaikan dengan kesiapan bayi dalam menerima makanan. Dari sisi tekstur makanan, awalnya bayi harus diberi makanan semi padat, sedangkan makanan padat diberikan ketika bayi sudah mulai tumbuh giginya. Porsi makanan juga berangsur muladi dari satu sendok hinga berangsur-angsur bertambah sesuai porsi bayi.

Pada usia 6-9 bulan tekstur makanan sebaiknya makanan cair dan lembut seperti bubur buah, bubur susu atau bubur sayuran yang dihaluskan. Menginjak usia 10-12 bulan, bayi mulai beralih ke makanan kental dan padat, namun tetap harus bertekstur lunak, seperti aneka nasi tim. Usia 12-24 bulan bayi sudah mulai dikenalkan pada makanan keluarga atau makanan padat namun tetap mempertahankan rasa. Hindari makanan-makanan yang dapat mengganggu organ pencernaan, seperti makanan terlalu berbumbu tajam, pedas, terlalu asam dan berlemak. Pada masi ini kenalkan finger snack atau makanan yang bisa dipegang seperti cookies, nugget, atau potongan sayuran rebus atau buah. Ini penting untuk melatih keterampilan dalam memegang makanan dan merangsang pertumbuhan giginya.

jadi apakah ini sebuah solusi ? yaap !! dengan sarat dan ketentuan yang berlaku ya 😉

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s